Struktur Kurikulum

Dengan mempertimbangkan Tujuan Pendidikan dan Evaluasi Kurikulum yang telah dibahas sebelumnya, maka telah disusun struktur kurikulum baru untuk perioda 2013. Pada kurikulum 2013, diharapkan ilmu meteorologi dapat lebih dikembangkan,  dimana aspek-aspek pengetahuan pendukung kegiatan rekayasa dan pengelolaan lingkungan atmosfer lebih diperhatikan, tanpa melepaskan kemampuan dasar di bidang matematika, fisika, dan komputasi. Selain itu, teknologi informasi juga menjadi muatan yang cukup penting untuk mengakomodasi perkembangan pasar tenaga kerja saat ini.

Bagi lulusan yang akan memasuki pasar tenaga kerja, kurikulum diusahakan mencakup berbagai keterampilan praktis yang berkaitan dengan pengelolaan dan pemanfaatan pengetahuan mengenai unsur-unsur cuaca dan iklim serta interaksinya dengan unsur-unsur rekayasa dan kegiatan masyarakat lainnya . Haruslah disadari bahwa lapangan kerja profesi yang berkaitan langsung dengan meteorologi masih sangat terbatas tetapi akan terus berkembang di kemudian hari. Sedangkan untuk menyiapkan lulusan yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister/Doktor, selain menguasai teori dan dasar-dasar meteorologi yang memadai,  bekal penguasaan piranti (tool) komputasi dan analisa data ditingkatkan. Dalam kaitan ini, berbagai metoda simulasi dengan menggunakan komputer menjadi salah satu bahan ajar yang diperkaya di dalam kurikulum.

Struktur kurikulum Program Sarjana Meteorologi berjumlah 144 sks yang terdiri dari 8 semester dengan rincian sebagai berikut :

Tabel S-1: Struktur Mata Kuliah TPB

Tabel S-2: Mata Kuliah Wajib Program Studi

Untuk memenuhi 144sks, dibutuhkan 23sks tambahan yang bisa diambil dari beberapa mata kuliah pilihan dalam Prodi Meteorologi berikut ini.

atau jika berminat untuk mengambil mata kuliah di luar prodi maka berikut daftar mata kuliah yang direkomendasikan utnuk diambil.

Akan tetapi ada beberapa paket mata kuliah pilihan yang harus diambil untuk pengambilan mata kuliah Tugas Akhir. Ada tiga kelompok Tugas Akhir, yaitu Sains Atmosfer, Meteorologi Lingkungan, dan Meteorologi Rekayasa. Jika mahasiswa ingin mengambil Tugas Akhir dengan tema berkaitan dengan Sains Atmosfer maka mahasiswa wajib mengambil mata kuliah yang ada dalam Paket Minor Sains Atmosfer, begitu juga untuk paket minor yang lain. Berikut daftar paket minor program studi.

sumber gambar/tabel : ol.akademik.itb.ac.id