Kurikulum

Program Studi Sarjana Meteorologi ITB didirikan dan dijalankan untuk membangun dan mengembangkan kemampuan sumberdaya manusia (SDM) Indonesia dalam mempelajari  bidang ilmu Meteorologi yang secara umum berkaitan dengan sifat fisis atmosfer bumi dan proses-proses dinamis di dalamnya, mengkaji secara khusus  proses cuaca dan iklim di Benua Maritim Indonesia dan kaitannya dengan kondisi ekstrim serta perubahan iklim global, dan mengembangkan penelitian di bidang  penerapan IPTEK untuk pengamatan dan prediksi cuaca dan iklim, serta pengelolaan sumberdaya air dan lingkungan atmosfer untuk mendukung pembangunan nasional.

Secara umum Kurikulum 2008 Program Studi Sarjana Meteorologi (Prodi ME) – ITB telah disusun berdasarkan tahap pendidikan sarjana yang telah ditetapkan oleh ITB yakni : tahap persiapan bersama (TPB) pada tahun pertama (Semester I dan II) dan tahap sarjana (Semester III sampai dengan Semester VIII). Kurikulum TPB dengan bobot total 36 SKS disusun di tingkat pusat ITB dengan beberapa pilihan paket kuliah yang ditetapkan  bersama di tingkat fakultas. Kuliah tahap sarjana secara total mempunyai bobot 108 SKS dengan komposisi 10 SKS Matakuliah Wajib ITB, 74 SKS Matakuliah Wajib Program Studi, dan 24 SKS Matakuliah Pilihan yang dapat merupakan/termasuk Paket Minor.

Matakuliah Wajib ITB berupa kuliah-kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan, Agama dan Etika, kuliah berwawasan manajemen, dan  kuliah berwawasan lingkungan. Dalam Kurikulum 2008 Prodi ME-ITB, kuliah TI41xx  Manajemen Teknologi dan TL4012 Metodologi AMDAL diambil sebagai matakuliah berwawasan manajemen dan lingkungan. Hal ini dimaksudkan agar selain mendapatkan wawasan manajemen dan lingkungan, dengan mengambil matakuliah dari Fakultas Teknik, mahasiswa Prodi ME-ITB juga dapat mendapatkan wawasan berfikir engineering yang lebih bernuansa problem solving.

Matakuliah Wajib Program Studi terdiri dari matakuliah yang diambil dari Program Studi lain dan matakuliah yang diselenggarakan sendiri. Dari 74 SKS tersebut di atas, terdapat 9 SKS dari tiga matakuliah yang diambil dari Program Studi lain yakni FI2183 Fisika Matematika (3 sks), MA21xx Matriks dan Ruang Vektor (3 sks), dan MA2281 Metoda Statistika (3 sks). Dengan demikian terdapat 65 SKS dari Matakuliah Wajib yang diselenggarakan sendri termasuk Tugas Akhir (6 SKS). Jumlah tersebut adalah sekitar 60% dari total 108 SKS matakuliah tahap sarjana. Dengan asumsi bahwa mahasiswa mungkin mengambil Paket Minor dari program studi lain dengan jumlah SKS maksimal 24 SKS, jumlah 65 SKS tersebut dianggap minimum untuk memberikan kompetensi di bidang Meteorologi. Kurikulum 2008 Prodi ME tidak memberikan jaluran pilihan (opsi) tetapi menyediakan sejumlah matakuliah pilihan yang diharapkan nantinya dapat berkembang menjadi jalur pilihan.

Kompetensi Lulusan

Kurikulum 2008 Prodi ME-ITB disusun untuk dapat menghasilkan sarja sains dengan kompetensi dasar untuk mengikuti pendidikan lanjut di dalam dan luar negeri dalam bidang sains atmosfer dan meteorologi maupun untuk mengisi lapangan pekerjaan yang relevan. Penyusunan kompetensi Prodi ME-ITB didasarkan kepada Dokumen no. 256 WMO (World Meteorological Organization) tentang spesifikasi personil meteorologi dan pertimbangan mengenai ketersediaan lapangan pekerjaan di bidang meteorologi yang masih sedikit di Indonesia. Dengan menyediakan kesempatan untuk mengambil 24 SKS pilihan/minor, maka diharapkan lulusan Prodi ME-ITB dapat lebih fleksibel untuk mengisi berbagai lapangan pekerjaan yang tersedia baik di dalam maupun luar negeri.  Untuk implementasi di perguruan tinggi, spesifikasi lulusan yang dapat diacu adalah yang diberikan oleh Department Meteorology, University of Utah, yang membagi kompetensi menjadi :

  1. 1. Professional Meteorologist
  2. 2. Environmental Scientist
  3. 3. Meteorologist with (business) minor
  4. 4. Atmospheric Scientist

Untuk kompetensi butir 3 di atas, University of Utah hanya menetapkan bisnis sebagai kompetensi minor tetapi dalam Kurikulum 2008 Prodi ME-ITB kompetensi minor dapat dipilih dari sejumlah pilihan paket minor yang disediakan.

Body Of Knowledge

Kurikulum 2008 Prodi ME-ITB mencakup ilmu pengetahuan  yang mendasari pengembangan IPTEK Meteorologi modern yang terdiri dari :

n  Meteorologi Lingkungan  (Pencemaran Udara, Hidrometeorologi, Meteorologi Pertanian, dll.)

n  Iklim Global dan Regional (termasuk Perubahan Iklim)

n  Fisika dan Dinamika Atmosfer

n  Geokomputasi dan Geoinformatika

n  Fisika dan Matematika

Kurikulum Acuan

Seperti disebutkan di atas, penyusunan Kurikulum 2008 Prodi ME-ITB didasarkan kepada uraian spesifikasi personil dalam Dokumen no. 256 WMO. Namun demikian, tidak ada standar umum kurikulum program studi meteorologi di dunia. Penyusunan kuliah-kuliah wajib dan pilihan program studi dilakukan setelah membandingkan kurikulum dari beberapa universitas di Amerika Serikat, antara lain :

  1. Department of Meteorology, University of Utah
  2. Department of Meteorology, University of Hawaii
  3. Meteorology Program, Department of Atmospheric Science, University of Wyoming
  4. Meteorology Program, University of South Alabama

Selain hal-hal tersebut di atas, penyusunan Kurikulum 2008 Prodi ME-ITB juga telah mempertimbangkan masalah keterbatasan lapangan kerja di bidang meteorologi secara nasional sekaligus antisipasi kebutuhan tenaga kerja di bidang lingkungan yang terkait dengan isu perubahan iklim global.