Posted November 23, 2012 by admin in Edukasi

Sekilas Tentang Lapisan Batas Atmosfer

Lapisan Batas Atmosfer adalah bagian dari atmosfer yang secara langsung dipengaruhi oleh permukaan bumi dan merespon pada pembangkit permukaan dengan skala waktu kurang dari atau sama dengan 1 jam. Pembangkit permukaan diantaranya adalah frictional drag (seretan gesekan), evaporasi dan transpirasi, transfer panas, emisi polutan, dan modifikasi aliran oleh terrain (bentuk permukaan bumi).

Turbulensi merupakan salah satu proses transpor yang penting bagi atmosfer dan bisa digunakan untuk menentukan lapisan batas atmosfer. Turbulensi adalah gerak udara yang arahnya tidak beraturan dalam skala kecil dan ditandai oleh angin yang kecepatannya bervariasi.

Ketebalan lapisan batas berubah terhadap ruang dan waktu tertentu. Bervariasi dari 100 hingga 3000 meter. Pengamatannya bisa dilakukan dengan Boundary Layer Radar seperti yang digunakan oleh Pusristek Serpong. Perubahan kedalaman lapisan batas di atas lautan cenderung perlahan karena disebabkan oleh proses yang berskala sinoptik dan meso (gerak vertical/horizontal dari massa udara yang berbeda).

Perbedaan antara lapisan batas dan atmosfer bebas:

Lapisan Batas Atmosfer Bebas
Sifat Turbulen Terjadi secara kontinu Terjadi pada kedalaman yang tipis, pada awan konvektif
Gesekan Lebih besar dari gesekan di atmosfer bebas Lebih kecil dari gesekan di lapisan batas
Dispersi Pencampuran berlangsung cepat di lapisan batas Difusi molekulernya kecil di atmosfer bebas
Angin Memiliki profil angin logaritmik Memiliki profil angin geostrofik
Transpor vertical Didominasi oleh turbulen Didominasi oleh angin rata-rata
Ketebalan 100m-3km; terjadi variasi diurnal 8-18 km; variasi kecil

***

Disclaimer:
Artikel ini merupakan terjemahan dari buku “An Introduction to Boundary Layer Meteorology” – Ronald B. Stull
Gambar oleh sumber
Diterjemahkan oleh Nurinda S S


admin